Sepasang Retina

MATAMEDIA-RI.com

Kala jemari menari pada satu ruas hitam putih

Dentingnya tak lagi ragu dalam alunan

Mengangkat mahkota dengan indahnya

Sungguh…

Tak lagi kelam bahkan suram

Inilah surga diantara fana pilar angkara manusia

Namun…

Ungkapan ini bukan tuk semua manusia

Hanya tuk beberapa insan berperasa

Akankan sorot berbagai pasang retina itu menangkap bayangmu?

Hingga satu dua bahkan ribuan kata meluncur diatas bibir mereka

Membisikkan alunan megah

Memuja tanpa celah ragu

Melainkan candu

Katanya, indahmu terpancar dari mill diatas angkasa

Bagaimana bisa?

Akankah itu sebuah neraka prakata para sorot retina

Mereka hujamkan sajak diantara belati di ujung suaranya

Hingga letak mahkota itu semakin tak seimbang

Bahkan, menuju tanah dengan sekumpulan debu kejam

Sekarang bagaimana?

Akankah hanya bisu yang kan melihat mahkota itu lebur dalam debu?

Tentu pilihan baik tak akan memberikan hampa lara

Baiknya, retina itu kau sortir dengan keyakinan

Satu diantara itu akan setia

Membagikan tawa, tanpa sedikitpun lelehan tangis di kelopak mata

Tulus tanpa ruang tuk berdusta

Meskipun dustanya terselimuti tubuh kokoh

Itulah yang harus kau lakukan

Bukan kau jajaki semua retina demi mencoba

Justru lara yang kan kau genggam dengan amat nyata

Tentukan satu pasang retina

Bentuklah siluet senja yang kan menuntun bahagia hingga detik waktu tiada terasa.

Penyair: Apriliani Intan Pertiwi

13/10/2017

10 Comments on “Sepasang Retina”

    1. Inti pesan yg di sampaikan itu adalah seorang laki-laki/perempuan itu sebaiknya memilih satu manusia yg akan di jadikan pasangannya. Bukan dengan cara menjajaki atau menyakiti untuk mengetahui baik buruknya atau pantas tidaknya pilihan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *