Pesona Jurug Gedhe Desa Pengkok

MATAMEDIA- RI.com – Wisata jurug terletak di dusun Pengkok, Desa Pengkok, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Wisata ini terletak di bagian barat Kabupaten Gunungkidul yang secara langsung berbatasan dengan dua kabupaten, sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Sleman, Sebelah barat dengan Kabupaten Bantul. Tempat wisata ini bisa ditempuh dengan kendaraan bermotor kurang lebih 10 km ke arah utara dari pusat Kecamatan Patuk.

Penyerahan hadiah berupa alat-alat tulis untuk keperluan sekolah kepada Raisha Wahyu Dellina (Kelas V SD) atas terpilihnya tulisan dia untuk rubrik melancong.

Jurug Gedhe sendiri diambil dari bahasa jawa dengan suku kata “Jurug” dan “Gedhe”. Jurug artinya air terjun dan Gedhe artinya besar. Konon air terjun ini terbilang angker dari segi mistis, kisah-kisah dongeng hingga tradisi sampai sekarang pun hal itu masih kental di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, bagi para pengunjung wisata alam Jurug Ghede dihimbau untuk bertutur kata baik dan bersikap sopan.

Para pengunjung wisata alam Jurug Ghede menikmati pesona alam dan beranekaragam budaya-budaya lokal Desa Pengkok, khususnya Dusun Pengkok. Sesampainya di Dusun Pengkok, pengunjung juga akan disuguhi suasana desa yang masih asri dan alami disertai dengan keramahan warganya. Disini kami memiliki air terjun dengan ketinggian mencapai 25 meter.

Tim KKN angkatan 93 Kelompok 119 UIN Sunan Kalijaga bersama dengan @matamedia.ri menggagas kegiatan pelatihan jurnalistik untuk pemuda-pemudi karang taruna Dusun Pengkok Kec. Gunung Kidul yang di laksanakan pada 7 Agustus 2017 silam.

Untuk bisa menikmati langsung keindahan Jurug Gedhe, Pengunjung harus melewati jalanan dari bambu dengan panjang 60 m dan jalan setapak yang berkelok-kelok diantara bukit-bukit. Sesampainya disana percikan embun air terjun akan terdengar, ada juga air terjun anakan sebanyak 5 buah yang terletak diatas tidak jauh dari air terjun utama. Air terjun anakan ini juga menyuguhkan panorama indah yang tentunya berbeda dengan air terjun utama karena cocok sesekali bagi fotografer sekaligus bagi para kaula muda yang menyukai outbond susur sungai. Tidak hanya itu kmai juga memiliki kebudayaan lokal jawa yang masih dilestarikan hingga saat ini yaitu karawitan atau sering dikenal dengan “uyon-uyon”.

Karya: Reisha Wahyu Dellina (kelas V SD)

Sebagai mahasiswa kita perlu memperhatikan dan menumbuhkembangkan kesadaran akan pentingnya literasi, baik bagi bangsa dan negara kita, maupun dalam lingkup kecil lingkungan sekitar kita, tentunya harus dengan adanya tindakan nyata, kami memulai tindakan nyata dengan hal dan cara yang sederhana.

 

2 Comments on “Pesona Jurug Gedhe Desa Pengkok”

  1. Ping-balik: Cialis generic
  2. Ping-balik: writeaessay

Tinggalkan Balasan