INOVATION CONTEST 2017 Lahirkan Inovator-Inovator Muda Indonesia

MATAMEDIA- RI.com – Tak terasa waktu telah berjalan dengan cepat, lalu sudah sampai mana kamu bergerak untuk membangun Indonesia wahai anak muda calon pemimpin bangsa?

Era Substainable Development Goals (SDGs) 2030 sudah di depan mata, mari mulai bergerak untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Mau tak mau kita akan dihadapkan oleh agenda besar dunia yakni Substainable Development Goals (SDGs). Apa itu SDGs?

SDGs merupakan kelanjutan dari apa yang sudah dibangun pada MDGs (Millenium Development Goals), Tujuan Pembangunan Millenium, yang mulai dijalankan pada September 2000 dan berakhir di tahun 2015. Adapun target MDGs adalah tercapainya kesejahteraan rakyat dan pembangunan masyarakat pada 2015 yang merupakan tantangan utama dalam pembangunan di seluruh dunia yang terurai dalam Deklarasi Milenium. Sejak disepakati di forum PBB dengan diberlakukanya Substainable Development Goals (SDGs) untuk melanjutkan target Millenim Development Goals (MDGs) yang belum tercapai, maka terbukanya 17 tujuan dan 165 sasaran pembangunan berkelanjutan. Periode SDGs Tahun 2016-2030 merupakan program yang kegiatanya meneruskan agenda-agenda sekaligus menindaklanjutin program yang belum selesai.

SDGs memiliki 5 pondasi yaitu manusia, planet, kesejahteraan, perdamaian, dan kemitraan yang ingin mencapai tiga tujuan mulia di tahun 2030 berupa mengakhiri kemiskinan, mencapai kesetaraan dan mengatasi perubahan iklim. Untuk mencapai tiga tujuan mulia tersebut, disusunlah 17 Tujuan Global. 17 tujuan tersebut yaitu: Tanpa Kemiskinan, Tanpa Kelaparan, Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan, Pendidikan Berkualitas, Kesetaraan Gender, Air Bersih dan Sanitasi, Energi Bersih dan Terjangkau, Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan yang Layak, Industri, Inovasi dan Infrastruktur, Mengurangi Kesenjangan, Keberlanjutan Kota dan Komunitas, Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab,  Aksi Terhadap Iklim, Kehidupan Bawah Laut, Kehidupan di Darat, Institusi Peradilan yang Kuat dan Kedamaian dan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Pemerintah setempat juga hanya akan berhasil dalam melaksanakan agenda besar ini jika adanya partisipasi luas yang berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan seperti anggota parlemen, pemimpin daerah, masyarakat lokal, masyarakat sipil, pemuda, komunitas agama, serikat buruh, pelaku bisnis dan akademisi di seluruh dunia. Oleh karena itu, peran pemuda sangat diharapkan untuk keberhasilan melaksanakan agenda ini. Karya-karya inovatif mahasiswa sangat diharapkan untuk bisa diimplementasikan untuk membangun indonesia lebih baik.

Hal inilah yang melatar belakangi Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Penelitian Komunitas Riset dan Penalaran (UKMF Penelitian KRISTAL) Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Kompetisi Karya Tulis Ilmiah Inovation Contest 2017. Kegiatan tahunan yang telah digelar selama 4 kali ini selalu menarik perhatian inovator-inovator muda indonesia. Inovation Contest tahun ini mengangkat tema “Strategi dan Inovasi Karya Anak Bangsa dalam Mewujudkan Substainable Development Goals (DGs) 2030”. Inovation Contest tahun ini lebih menekankan unsur edukasi formal melalui Seminar Nasional. Kalau tahun lalu tidak ada seminar nasional tetapi hanya field trip mengenalkan budaya pariwisata di Yogyakarta.

Inovation Contest 2017 ini merupakan serangkaian kegiatan yang telah diselenggarakan sejak tanggal 11-13 Mei 2017 yang terdiri dari Tehnical Meeting, Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional dan Seminar Nasional. Sebelumnya pada tanggal 27 April 2017 telah di umumkan 15 tim yang lolos ke tahap final lomba karya tulis Nasional dan 15 tim yang terpilih sebagai youth Inovator oleh PT ACE Hardware Indonesia untuk menerima penghargaan. Tim tersebut berasal dari beberapa Universitas ternama di Indonesia yakni Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Yogyakarta, UNNESA, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Udayana, Universitas Sebelas Maret, Universitas Pendidikan Gandesa, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas PGRI Ronggolawe, Universitas Pendidikan Indonesia dan Universitas Diponegoro. Tim yang lolos ke tahap final diundang untul mempresentasikan karyanya dihadapan ketiga juri. Adapaun ketiga juri tersebut adalah Muhammad Aditya Arjanggi, S.T., Eka Ary Wibawa, S.Pd., M.Pd.,dan Dra Safitri Nurmala Dewi, M.A. ketiga juri ini memiliki latar belakang yang berbeda bidang ilmu.

Kegiatan ini disponsor utama oleh PT ACE Hardware Indonesia yang merupakan perusahaan retail terbesar di Indonesia. PT ACE Hardware Indonesia turut menggelar open recruitment yang ditujukan kepada mahasiswa-mahasiswa fresh graduate maupun mahasiswa yang ingin magang. Kegiatan ini diawali dengan tahap pengiriman curicullum vitae, kemudian tes tertulis dan wawancara yang telah dilakukan pada 12-13 Mei 2017 di Ruang Ramah Tamah Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Ratusan para mahasiswa turut berpartisipasi dalam acara open recruitment ini. Antusias mahasiswa terlihat sejak pagi hingga siang tertib dalam mengantri untuk melakukan serangkaian tes tertulis dan wawancara. Peserta atau finalis LKTI pun ikut berpartisipasi.

Seminar Nasional Inovation Contest di gelar di Auditorium Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta pada 13 Mei 2017 dibuka pukul 08.00 oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Yogyakarta, Bapak Prof. Sumaryanto, M.Kes. Dalam sambutanya beliau berpesan kepada finalis bahwa Menang ataupun kalah harus berlegowo, yang yang kalah itu hanyalah keberhasilan tertunda dan yang menang bersyukurlah karena ada lawan yang mau diajak bersaing. “Setelah mengikuti seminar ini harus ada perubahan, disini ada ratusan inovator muda calon pemimpin bangsa di masa depan, bergeraklah bawa nama bangsa di tingkat dunia dengan karya-karya yang bermanfaat” ujar pak WR III UNY.

Hal senada juga disampaikan oleh pak Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta, bapak Drs. Sugiharsono, M.Pd. “Seminar tak sekedar selesai begitu saja, harus ada perubahan mainset, setidaknya ada pengetahuan yang dimiliki, syukur bisa diterapkan dalam keterampilan maupun sikap,” jelas pak dekan.

Seminar ini menghadirkan 3 pembicara hebat yakni ibu Tarisa Widy Kisnadi yang merupakan  Merchandising Director PT ACE Hardware Indonesia Tbk, Malik Khidir, CEO Slechoq Robotika dan bapak Drs. H. A. Khaliq Arif, M.Si, Duta Masyarakat SDGs Indonesia dan mantan bupati wonosobo tahun 2005-2015 dengan keynote speaker oleh Ibu Yenita, MM. MBA. M.Si. MT. MH. MPD. MAK. ME. MIKOM. MMSI. DR (cand) PHD (cand) dari PT ACE Hardware Indonesia.

Dalam pemaparanya, ibu Tarisa mengajak generasi muda indonesia untuk terus berkarya membuat inovasi-inovasi yang dapat diterapkan. PT ACE juga sangat memberi ruang bagi produk-produk mahasiswa inovator muda yang memenuhi standar untuk bergabung. Perusahaan yang didirikan sejak tahun 1995 sebagai anak perusahaan dari PT. Kawan Lama Sejahtera ini saat ini telah memegang lisensi tunggal ACE Hardware di negeri ini, yang ditunjuk secara langsung oleh ACE Hardware Corporation, Amerika. Saat ini ACE adalah Pionir dan Pusat Perlengkapan Rumah & Gaya Hidup Terlengkap, dengan 99 toko di beraneka pusat keramaian pada kota-kota besar di Indonesia.

Pembicara kedua, Maliq Khidir merupakan Founder santri Indonesia dan CEO Slechoq Robotika. Dalam pemaparanya, Malik menyampaikan bahwa pemenang sejati bukanlah mereka yang sudah bersaing dan mendapatkan piala, tapi pemenang sejati adalah mereka yang bisa mengimplementasikan karyanya di kehidupan masyarakat dan bermanfaat. Sebagai pemuda, teruslah menjadi kebanggaan bangsa, ciptakan karya-karya inovatif untuk memperbaiki permasalahan kongkrit yang dihadapi Indonesia. Mencari ilmu itu luas, kuliah tak hanya sekedar duduk di kelas tapi berkaryalah, dan tunjukan pada dunia. Ada 4 hal yang bisa dilakukan untuk memulai, yang pertama berniatlah, bermimpi lah setinggi-tingginya dan jangan pernah takut untuk mewujudkannya. Yang kedua mulailah bergerak, jangan hanya stage di satu tempat, mulailah bergerak untuk mewujudkan apa yang sudah diniatkan. Kemudian berkolaborasi lah ilmu dengan kawan-kawan lintas jurusan, dengan demikian ilmu kita akan kuat. Dan yang terakhir yakni berjamaahlah.

“Indonesia Masih Subuh, pada Rokaat Pertama. Tapi kita sudah Takbiratul Ikhram. Maka tebarkanlah manfaat pada rokaat pertamamu” (Maliq Khidir)

Pembicara ketiga yakni Khaliq Arif sebagai Duta Mayarakat SDGs menyampaikan bahwa indonesia masih mempersiapkan dengan baik untuk SDGs 2030. Masih banyak tantangan-tantangan yang harus dihadapi seperti rendahnya pendidikan, kemandirian fiskal, ketahanan pangan, pendapatan rendah dan lainya. Hal ini menjadikan PR buat kita semua. Sebagai generasi muda, sudah selayaknya untuk berperan sebagai agent of change menuju Indonesia yang lebih baik.

Dengan demkikian, karya karya inovatif mahasiswa sangat diharapkan untuk dapat berkontribusi dalam membangun indonesia yang lebih baik. Ketua UKMF KRISTAL berharap, melalui acara ini diharapkan mahasiswa lebih kritis dalam menangani isu isu global yang masih di sekita kita, karena SDGs sudah meliputi berbagai aspek tujuan pembangunan. “Gagasan-gagasan finalis jangan hanya berhenti sampai sini tetapi bisa diimplementasikan di kehidupan bahkan bisa untuk mengajak berbagai pihak agar membantu karya-karya diimplementasikan “ jelas Fajar Indra Prasetyo.

Diakhir acara seminar, diumumkan daftar pemenang dalam Lomba Karya Tulis Ilmian Nasional Inovation Contest 2017. Juara pertama diraih oleh tim dari Universitas Negeri Yogyakarta, juaran II oleh tim Institut Sepuluh November Surabaya, juara III oleh tim Universitas Brawijaya, Juara Harapan I oleh tim Universitas Udayana, Juara Harapan II oleh Universitas Padjajaran, Juara Harapan III oleh Universitas Negeri Yogyakarta, Best Presentation oleh Universitas Gajah Mada dan Best Implementation oleh Universitas Airlangga. Ketua panitia sangat mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang telah menyukseskan acara ini. “Semoga acara ini dapat bermanfaat, dan kedepanya lebih baik lagi. Selamat kepada pemenang dan bagi yang belum berhasil jangan berhenti sampai sini perjuanganya, teruslah bergerak dan tunjukan pada dunia” ucap Andini.

Penulis: Desi Rindi

Editor: *R★.V.★N*

2 Comments on “INOVATION CONTEST 2017 Lahirkan Inovator-Inovator Muda Indonesia”

  1. I have checked your blog and i’ve found some duplicate content,
    that’s why you don’t rank high in google, but there is a tool that can help you to create 100% unique articles, search for; Boorfe’s tips unlimited content

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *