Wanita Mulia Dengan Hijab

MATAMEDIA- RI.com – 

Tetaplah anggun dibalik hijabmu

Aku tahu tak semua masa lalumu

Memang berlatar belakang yang baik

Tetaplah tersenyum dibalik kesedihanmu

Meski matamu kian membengkak dipagi hari

Teruslah berusaha menciptakan kebahagiaan hati diri sendiri.

 

Terlalu banyak kata, yang membuat hatimu terluka

Bahkan terkadang kau merasakan jenuh dan sangat lelah

Tak jarang badanmu kau hempaskan

Dengan rasa kecewa yang begitu mendalam, namun, tetaplah berusaha sabar serta memaafkan

Ketulusan hatimu seperti matahari yang selalu memberi terang, meski ia sendiri sering dimaki-maki, meski kau tahu hatimu terasa sepi

Seperti kertas yang sengaja dirobek-robek tanpa di pertanggung jawabkan oleh tangan yang kian khilaf berbuat demikian.

 

Percayalah engkau sangat elegan dibalik hijabmu

Tak perlu kau harus mendapatkan pengakuan dari orang-orang bahwa kau adalah wanita yang mulia karena kau telah sangat dimuliakan oleh-Nya.

Tak terhitung berapa banyak cibiran hina yang kau dengarkan yang membuat telingamu juga merasakan sakit yang dirasakan oleh hati dan sanubarimu

Selalulah bersikap baik dan berkata baik

Dengan demikian telah membuktikan dirimu jauh lebih baik di balut dengan pakaian syar’i.

Karena sejatinya wanita yang mahal itu tidak mempertontonkan tubuhnya kepada semua mata yang memandang, hidup ini singkat, jadilah wanita muslimah yang terbaik dan lakukan yang terbaik pula.

 

Wanita bijak itu adalah wanita yang fokus memperbaiki kekurangan yang dimiliki

Engkau punya harga diri yang tidak akan bisa dinilai dan dibayar dengan sejumlah rupiah

Jadilah hebat dan kuat, ketahuilah, jika kita ingin melihat keindahan kupu-kupu maka kita harus tahan terhadap ulat

Bersabarlah diatas sejadah dalam sujudmu, mengadulah kepada Allah; lepaskanlah tangis dan keluh kesahmu kepada-Nya.

Tegarlah di dalam menjalankan kewajiban, hanya terdapat  satu keyakinan yang melebihi makna keyakinan itu sendiri: yakni keyakinan yang terdapat didalam jiwa mereka yang memeluk islam dengan keagungan dan ketakwaan

Belajarlah melihat hal yang baik atau menyikapi dengan baik segala sesuatu, tak usah bersedih lagi, kau tak sendiri.

Karya: Ririn Suhertini

Mahasiswi Universitas Adiwangsa Jambi, Fakultas Kesehatan & Farmasi, Prodi S1 Kesehatan Masyarakat

Tinggalkan Balasan