Wajah Sendu

MATAMEDIA-RI.com

Aku ingin bertanya pada ayah dan ibumu: Bagaimana bisa melahirkan seorang perempuan yang memiliki wajah sendu nan menggairahkan?

Aku tak berpikir senonoh, aku memikirkan sesuatu yang indah

Pastilah sang Semesta adalah seniman di atas para seniman, seniman di atas para seniman

Saat kau diam wajahmu menjadi sendu menggairahkan, ruang dan waktu tak kuasa berlalu; kedua mataku melihat sesuatu yang penuh; hangat; sangat syahdu.

Aku pun kembali bertanya-tanya bagaimana jika ada seorang laki-laki hebat nan jahat, menanamkan benih yang tumbuh merambat cepat memenuhi hatimu dengan duri beracun yang lebat, perasaan dan tubuhmu sakit merasakan sekarat

Wajah cantik sendu nan menggairahkan yang biasa terlihat kini tak bisa dilihat,

Hutan pinus yang damai, dalam sekejap mata menjadi tak bernyawa dan wajah cantik sendu nan menggairahkan, yang menghantarkan setiap mata yang memandang ke dalam syahdu telah benar-benar menjadi sendu layu tak bernyawa; mati.

Saat tersisa setitik tenaga kau mencoba untuk tersenyum, seluruh kaca pada dunia pecah karena yang terlihat hanya awan kematian yang kelam; berasal dari tangisan para mayat yang menguap dari dalam kubur; dirimu semakin padam,

Tubuhmu kehilangan roh, hilang sudah segala yang melekat indah.

Detak jantung di dada tak bisa kau rasa meski berulang-ulang kali kau raba

Kedua mata yang awalnya berwarna coklat hangat, berubah warna hitam pekat seperti malam terakhir seluruh umat

Udara di penuhi rasa sesak, bumi menghentak mengeluarkan darah hitam mengikutimu menjadi sekarat

Para laki-laki lemah syahwat mencoba menjadi penyelamat, tapi apa daya saat menatap kedua bola matamu yang telah padam langsung membeku menjadi manusia-manusia berkarat karena hanya tergerak oleh syahwat.

Tapi sebelum semuanya terjadi telah ada laki-laki pendengar simfoni sepi, sang pengamat; selalu melihatmu, dia menyukai wajah cantik sendumu yang menggairahkan hidupnya; nan menawan membuatnya merasakan syahdu,

Dia terlihat tapi tak terlihat olehmu; seperti hantu dia takkan membiarkanmu kehilangan wajah cantik sendu nan menggairahkan; baginya sejatinya syahdu,

Syahdu yang mengalahkan seluruh candu.

Penyair: *R★.V.★N*

Tinggalkan Balasan