Pelukis Tubuh

MATAMEDIA- RI.com – 

Melukis doa pada tawa-tawa tak berdosa

Menyembah kebiasaan tubuh yang bersolek ria.

 

Senyum pada benar, tak jadi salah

Kemudian salah tak dibenarkan.

 

Gambaran apa yang berada di tubuh ini

Sehingga berani melukis di wajah sendiri.

 

Sementara cinta memang tak bernyawa

Hilang dijemput dalang pencipta cinta.

 

Apa iya, tubuh sendiri tak pernah melihat cermin?

Iya cermin yang biasa dipakai pelukis pahala.

 

Tubuh ini gemetar melihat bayangan sendiri

Berwarna hitam, selalu mengikuti

Melihat ke depan saja, atau

Sambil berjalan lukis saja warna-warni bayangan sendiri.

YK, 26 Nov. 17

Karya                : Ardian Nofriyanto

Kampus           : Universitas Sarjanawiya Tamansiswa

Jurusan            : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia/PBSI.

Tinggalkan Balasan