Rentaneko: Film Wajib Pecinta Kucing

MATAMEDIA- RI.com – Menjadi mahasiswa yang berkarakter di dalam dunia yang terus bergerak maju di masa kini tidaklah mudah. Diantara kehidupan mahasiswa yang sudah mempunyai kesadaran diri akan identitasnya untuk selalu berpikir ke arah yang berkarakter visioner, hari di jalani dengan masuk kelas mendengarkan para pendidik menjelaskan pembahasan dari setiap mata kuliah, membaca buku-buku yang berhubungan dengan teori dari suatu ilmu pengetahuan maupun membaca novel karya para sastrawan besar yang sudah diakui oleh masyarakat dunia, melihat dengan mata analis fenomena yang sedang berkembang di tengah masyarakat kemudian berdiskusi dalam sebuah kelompok untuk sebuah solusi efektif untuk sebuah kemajuan.

Karenanya kesadaran akan eksistensi formalnya tersebut harusnya telah terinternalisasi sebagai karakter mahasiswa, sehingga mahasiswa secara sadar menjadi bagian dari upaya sadar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, menjunjung tinggi kepentingan bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi/golongan, taat azas terhadap konstitusi dan perundang-undangan yang berlaku, serta bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa dan negaranya. Karena mahasiswa merupakan anak bangsa, bagian dari masyarakat, sudah sewajibnya mahasiswa harus tetap menjadi bagian dari masyarakat, mampu berempati terhadap segenap persoalan masyarakat, serta menjadi bagian produktif untuk meretas jalan keluar terhadap persoalan-persoalan tersebut.

Ada pada suatu kala seorang mahasiswa kadang merasakan jenuh, kelelahan, mau berjemur santai di bawah matahari sambil ngopi tapi mataharinya tertutup awan mendung dan pada saat hujan tiap hari melanda tubuh hanya ingin melepaskan semua itu. Mahasiswa juga manusia biasa, bukan manusia setengah dewa seperti dalam sebuah cerita. Mau piknik berkreasi bersama teman ke pantai atau berkunjung ke taman-taman bunga tapi cuaca tidak mendukung karena mendung langsung menyapa, tak lama kemudian hujan turun membawa sejuta kenangan kadang menyesakkan dada, kadang juga membuat tersenyum bersama kenangan yang mengalir dalam tiap tetes hujan. Stok buku yang ada di meja sudah hampir terbaca semua. Pilihan paling rasional adalah menonton film yang berkualitas. Kali ini dalam rubrik Most Wanted Movie kami merekomendasikan sebuah film yang berjudul “Rentaneko”.

Sinopsis from IMDb: A single woman runs a rent-a-cat service to provide companions for lonely people.

Naoko Ogigami berperan dalam penulisan skenario sekaligus sutradara. Rilis di Jepang pada bulan Mei 2012 dengan durasi 150 menit. Renta Neko ber-genre komedi drama. Ada 6 tokoh yang berperan penting dalam keseluruhan cerita.

Mikako Ichikawa memerankan tokoh utama bernama Sayoko, seorang gadis unik dan menarik, memakai pakaian campur-campur tetapi tetap menarik. Tidak hanya itu, Sayoko mampu menarik kucing untuk mendekatinya, tak peduli kucing itu dari mana pasti selalu mendekati Sayoko. Seperti yang dikatakan Sayoko di awal film, “Sedari kecil, entah kenapa kucing selalu tertarik kepadaku. Entah aku sedang berjalan pulang, berlari, main ayunan di taman, atau berjalan di tepi sungai, kucing selalu menghampiri dan menatapku. Kadang aku berpikir kalau badanku mengeluarkan bau yang disukai kucing,”.

httpasianwiki.comRent-a-Cat

Sayoko hidup sederhana dengan rumah kecilnya. Halaman depan rumah di tata seperti taman. Sudah dua tahun dia di tinggal meninggal oleh neneknya yang menemaninya sejak kecil. Sayoko tinggal bersama belasan kucing. Kesehariannya di lewati dengan merawat kucing.  Sembari melakukan rutinitasnya sebagai gadis lajang yang mulai berpikir dan memasang target untuk menikah di tahun itu.  Setelah berbicara dengan neneknya sembari menatap foto neneknya di dalam altar suci dan memasang sebuah target tahun yang sedang dia jalani Sayoko berangkat menawarkan rental kucing. Berjalan menelusuri jalan setapak yang bergandengan dengan sungai yang banyak di lewati warga, baik seorang ibu yang menjemput anaknya pulang sekolah, bocah-bocah kecil baru pulang. Sayoko menarik gerobak yang berisi 6 keranjang isi kucing Sayoko menawarkan rental kucing dengan megaphone toa dia berkata:

“Rentaaaaaaaneko..neko, neko”

“Merasa kesepian? Aku akan pinjamkan anda seeokor kucing”

Reiko Kusamura aktris legendaris pernah memenangkan penghargaan untuk aktris pendukung terbaik di Festival Film Yokohama ke-18 untuk Shall We Dance? dan Nikkan Sports Film Award untuk Aktris Pendukung Terbaik. Dalam film Rentaneko Reiko Kusamura memerankan Toshiko Yoshioka, seorang nenek menjadi penyewa kucing pertama. Setelah suaminya meninggal, Toshiko Yoshioka hidup dengan seekor kucing yang bernama Momoko-Chan, tetapi sudah setahun si kucing meninggal dan dia dekap sepi. Beruntung dia bertemu Sayoko lalu menghampirinya dan mengungkapkan ingin merental kucing. Sayoko menjelaskan kucing yang dia bawa adalah kucing-kucing yang baik, tentunya tidak ada kucing jahat tambahnya.

“Ini kucing tiga warna si periang, umurnya satu tahun dan yang ini berwarna jahe si lembut, umurnya 14 tahun si nyonya tua. Yang kelabu ini jantan tampangnya lucu dan jenis pemalas, umurnya 7 tahun, dia manis tapi pemberani” jelas Sayoko. Belum selesai Sayoko menjelaskan semua kucing yang dia bawa nenek Yoshioka langsung memutuskan ingin menyewa kucing yang berwarna jahe.

Sebelum menyewakan Sayoko akan melakukan pemeriksaan langsung ke rumah yang berminat rental kucingnya. Berkunjunglah Sayoko ke rumah Toshiko Yoshioka. Terjadilah percakapan dari hati ke hati antara Toshiko Yoshioka dan Sayoko. Kemudian Toshiko Yoshioka lulus pemeriksaan dan harus mengisi formulir berisi Nama, Jenis Kucing, dan Sampai (durasi peminjaman). Dengan raut muka yang bahagia si nenek menuliskan namanya, dan jenis kucing yang dia pinjam, lalu ketika harus mengisi Sampai dia berkata:

“Jika aku meninggal kau akan datang dan mengambil dia, kan?”

“Tentu saja. Dia kucing kucing rental” jawab Sayoko.

“Kau akan merawatnya kembali, kan?” tanya nenek kembali.

“Aku tidak akan pernah menelantarkannya” jawab yakin Sayoko.

“Kalau begitu aku bisa meninggal dengan tenang, iya kan?”

“Iya, anda bisa meninggal dengan tenang”

Si nenek pun mengisi Sampai (durasi peminjaman) ‘sampai aku meninggal dunia’.

Setelah mengisi formulir nenek Yoshioka menanyakan tentang uang sewa. Sayoko menjawab segini saja dengan mengacungkan cari telunjuk kirinya. Nenek Yoshioka menyangka 10.000 Yen, tetapi Sayoko membantah dengan mengatakan ‘bukan’. Dengan melihat jari telunjuk Sayoko nenek Yoshioka kembali mengira dan mengatakan 100.000 Yen. “Yang benar saja! 1.000 Yen” jelas Sayoko. Nenek Yoshioka terkejut dengan harga yang sangat murah karena dia menganggap kucing berwarna jahe yang dia rental sangat sempurna untuk mengusir kesepiannya. Tapi, tetap saja nenek Yoshioka mengkhawatirkan apakah Sayoko tidak keberatan dan apakah pekerjaannya bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Sayoko mengatakan dia akan baik-baik saja dan mempunyai pekerjaan tetap selain usaha rental kucing yakni berdagang saham dan sudah merupakan keahliannya sejak kecil.

httpasianwiki.comRent-a-Cat

Sebelum pulang Sayoko menyerahkan kartu namanya, jika terjadi sesuatu pada kucingnya atau terjadi sesuatu pada nenek Yoshioka untuk menghubunginya. Sayoko lalu mendekap kucing berwarna jahe si lembut lalu berkata kepada nenek Yoshioka “baik-baiklah padanya. Semoga dia bisa menutupi lubang lubang anda. Lubang kesepian dalam hati anda. Dia bisa cepat menutupinya.” Sayoko pun melangkah pulang.

Setting film lalu berlanjut di rumah Sayoko dalam suatu ruangan lengkap dengan dua layar komputer dan dua keyboard terpisah duduk dengan asik menatap salah satu layar komputer, mengklik dan menscroll dengan di temani dua kucing yang lucu. Dalam film Rentaneko Sayoko yang diperankan oleh Mikako Ichikawa sering mengajak ngobrol kucing-kucingnya layaknya seorang manusia. Seperti yang dia lakukan sebelum memutuskan membeli saham dia bertanya kepada kucing yang sudah berada di pangkuannya.

Salah satu bumbu komedi pada Rentaneko adalah tetangganya Sayoko yang di perankan oleh aktor senior Katsuya Kobayashi yang suka mengejeknya ketika asik beraktivitas di halaman rumahnya. Setiap kali Sayoko sibuk di halaman depan rumahnya pasti sesosok manusia yang aneh akan muncul mengejutkan dan mengatakan hal-hal aneh yang cendrung membulinya, seperti yang dia katakan kepada  Sayoko di kehidupan sebelumnya Sayoko adalah belalang dan menyebabkan hanya kucing yang tertarik kepada Sayoko.

httpasianwiki.comRent-a-Cat

Tidak hanya itu Katsuya Kobayashi memerankan seorang manusia yang memakai pakaian nenek-nenek tapi tetap mempertahankan suara laki-lakinya. Setelah mengatakan hal-hal aneh dia akan berlalu pergi sambil bernyanyi “Bunga-bunga berwarna merah, langit berwarna biru”.

Alur film yang bergerak lambat namun lembut kedepan membuat film Rentaneko sangat menghibur, dengan humor dari keluguan Sayoko yang sebenarnya jiwanya penuh pendewasaan. Tidak hanya kucingnya yang mampu mengatasi lubang kesepian dalam hati tetapi Sayoko juga  mampu mengatasi setiap permasalahan dari setiap orang yang marental kucingnya.

“Rentaaaaaaaneko..neko, neko”

“Merasa kesepian? Aku akan pinjamkan anda seeokor kucing”

Seperti biasa Sayoko dengan hatinya yang riang meski tetap merasa sepi karena belum mempunyai pasangan dan memasang target menikah di tahun ini dia berjalan menelusuri jalan sambil berkata dengan megaphone toa “Rentaaaaaaaneko..neko, neko. Merasa kesepian? Aku akan pinjamkan anda seeokor kucing”.  Sayoko melihat seorang laki-laki berusia 50-an tahun sedang duduk di pinggir sungai sambil memakan es krim. Terlihat jelas dari bahasa tubuhnya yang kerap menghela nafas sedang merasakan kesepian dan sebuah permasalahan yang sedang menyelimuti hidupnya.

Gorou Yoshida menjadi orang kedua merental kucing. Diperankan oleh aktor senior Ken Mitsuishi yang sudah sudah bermain puluhan film sejak tahun 80 silam, puluhan serial drama, 17 film tv.  Gorou Yoshida adalah seorang ayah yang sudah terpisah dengan keluarganya selama 6 tahun karena pekerjaan. Tapi, akhirnya bulan depan dia pulang ke keluarganya.

Sewaktu melakukan pemeriksaan lingkungan rumah Gorou Yoshida inilah terjadi percakapan dari hati ke hati. Terlihat Sayoko seperti seorang psikolog yang mencoba mengidentifikasi permasalahan dari sang ayah sopan yang sempat bertanya apakah pantas bila seorang wanita muda berkunjung ke rumah pria yang tak di kenal dan hidup sendiri. Sayoko tidak keberatan karena kadang ada orang bodoh yang suka menyiksa binatang dan dia tak ingin hal itu terjadi pada kucing-kucing kesayangannya. Berkat pengamatan dari mata analisnya dia yakin Gorou Yoshida bukan salah satu orang bodoh tersebut tetapi tetap ingin memastikannya. Disini letak tanggung jawab dan profesional Sayoko terlihat sebagai seorang pecinta kucing yang merentalkan kucing-kucingnya untuk orang-orang kesepian.

httpasianwiki.comRent-a-Cat

Setelah berbincang-bincang soal hidup dan permasalahan dari Gorou Yoshida yang sebenarnya sebuah permasalahan yang lucu  yang bisa membuat anda tersenyum (agar tidak spoiler) Sayoko meluluskannya dan mengisi formulir yang bersisi Nama, Jenis, Sampai (durasi peminjaman). Hal yang lucu terulang kembali ketika Sayoko ditanya mengenai biaya dan menunjukkan jari telunjuk kirinya yang di kira 10.000 Yen, lalu meningkat menjadi 100.000 Yen. Sayoko pun meyakinkan bahwa hanya 1.000 Yen saja, Gorou Yoshida pun terkejut karena dia hanya akan membayar segitu dan Sayoko yang berkata apakah itu kemahalan yang langsung di bales kembali oleh Yoshida bahwa bayaran sewa kucing itu terlalu murah. Karena sekali lagi baik nenek Yoshioka dan Gorou Yoshida menganggap kucing yang mereka sewa adalah kucing yang sangat terawat, bersih dan manis.

Kejanggalan harga yang begitu murah membuat Yoshida bertanya apakah Sayoko tidak keberatan. Sayoko lalu mengatakan bahwa dirinya mempunyai pekerjaan tetap selain usaha rental kucing. Jika sebelumnya pada nenek Yoshioka dia mengatakan pekerjaan lainnya adalah transaksi saham maka kali ini mengatakan pekerjaannya adalah sebagai peramal dan sangat terkenal dengan ramalan yang tepat dan di juluki sebagai “Bunda Tamagawa”. Meramal adalah keahlian Sayoko sejak kecil, katanya. Yang membuat Yoshida ingin untuk kapan-kapan diramalkan. Sayoko mengungkapkan dirinya begitu banyak pelanggan jadi harus menunggu giliran yang bisa memakan satu jam kalau menunggu. Tetapi, Sayoko mengatakan kepada Yoshida bahwa dia tak membutuhkan ramalan karena orang yang datang kepadanya lebih berat masalahnya. “Mereka seperti ada dalam terowongan yang gelap dan tak berujung” jelas Sayoko membandingkan  pada masalah yang dialami Yoshida. Sebelum dia pulang tak lupa Sayoko memberikan kartu namanya kepada Yoshida jika sesuatu terjadi dengan kucingnya dan tak lupa mengatakan ‘biarkan dia menutupi lubang anda, lubang kesepian dalam hati anda’. Masih ada kejutan lain yang terjadi kepada perental kucing yang kedua ini setelah akan  pindah kembali ke rumahnya.

Benar saja apa yang di katakannya kepada Yoshida, pada malam hari rumah Sayoko di penuhi orang untuk mengantri diramal. Salah satu kucing yang bernama Guru Utamaru yang memiliki dua warna, putih dan jahe alias coklat membantunya meramal. Kartu tarot yang dia gunakan semuanya bergambar kucing. Setelah melakukan gerakan tangan yang seperti mencoba membuka pintu dimensi lain diatas kartu dan mengarahkannya kepeda orang yang diramal, Sayoko berkata ‘sekarang, guru Utamaru lakukan tugasmu’ dan mengangkat Guru Utamaru berdiri diatas kartu yang sudah dijejerkan rapi. Seketika saja kaki Guru Utamaru menunjuk salah satu kartu yang gambar kucing hitam sedang menaiki domba putih yang sedang makan rumput. Sayoko pun langsung mengatakan apa yang dia lihat kepada orang yang sedang dia ramal. Ajaibnya apa yang dikatakan  Sayoko ternyata benar.

Film pun terus bergerak dari latarbelakang langit jepang yang mendung ke musim panas. Setelah berkeluh kesah kepada kucing-kucingnya tentang cuaca panas, Sayoko lalu mendapat ide dan menuliskannya menjadi target ketiganya, yakni bulan madu ke Hawai.

“Rentaaaaaaaneko..neko, neko”

“Merasa kesepian? Aku akan pinjamkan anda seeokor kucing”

Sayoko berjalan menelusuri jalan yang biasa dia lewati dengan gerobak berisi 6 keranjang untuk diduduki para  kucing. Setelah cukup jauh berjalan di musim panas jepang Sayoko sadar tidak ada satu orang pun yang dia lihat di sepanjang jalan yang berdampingan dengan sungai. Merasa ditinggalkan oleh warga Sayoko pun menarik gerobaknya dengan cukup cepat hingga sampai di kota. Di depan Rental Mobil Japon Sayoko melihat tiga spanduk besar tentang undian berhadiah perjalanan ke Hawai.

Setelah Sayoko masuk ke dalam Rental Mobil Japon dan mengetahui caranya agar bisa pergi ke Hawai dengan cara merental mobil terlebih dahulu lalu mengambil undian. Dia lalu memutuskan akan menyewa mobil. Sayoko duduk mendengarkan penjelasan Megumi Yoshikawa penunggu rental yang di perankan oleh Maho Yamada. Setelah sadar dia mengalami Déjà vu, Sayoko muak dengan penjelasan kelas-kelas mobil yang ditawarkan di rental tersebut karena semalamnya Sayoko mengalami mimpi dengan tempat dan orang sama, bedanya di mimpi itu yang dikelas-kelaskan adalah kucing. Dia bertanya kenapa kelas A sangat mahal dan kelas C sangat murah? Sayoko makin muak setelah mendengar penjelasan tentang kelas A dan kembali bertanya “kenapa kalian membuatnya berkelas-kelas? Dia membalas penjelasan penjelasan Megumi Yoshikawa dengan mengatakan “Kucingku mungkin kelas C, tetapi mereka semua hebat!,”. Meski hanya kucing Sayoko tidak mengkelas-kelaskan kucing yang dia sewakan untuk menutup lubang kesepian di hati seseorang. Sayoko lanjut bertanya kepada Yoshikawa “Kau kelas apa?” belum di jawab Sayoko lanjut bertanya “Menurutmu aku kelas apa?”

Dengan kemampuan mata analisisnya yang tajam Sayoko melihat dan dapat merasakan kesepian yang dialami Megumi Yoshikawa. Benar saja, sudah 12 tahun Yoshikawa berkerja di Rental Mobil Japon hampir tidak pernah ada yang mampir bahkan di rumahnya tidak ada yang menantikannya pulang. Setelah bercengkrama dari hati ke hati Megumi Yoshikawa mengajak Sayoko makan siang dengan donat yang dia beli dari toko yang pusatnya berada New York dan baru cabang di dekat Rental Mobil Japon. Di tempat rental inilah orang ketiga Yang merental kucing Sayoko, setelah Megumi Yoshikawa melihat kucing tiga warna berdiri tepat di sebelah Maneki Neko (kucing pengundang).

httpasianwiki.comRent-a-Cat

Sayoko menggratiskan sewa kucing kepada Yoshikawa karena telah mentraktirnya makan siang dengan donat. Yoshikawa tetap bertanya kepada Soyoko apakah dia tidak keberatan. Sayoko mengaku bahwa dia memiliki pekerjaan lain selain usaha kucing yakni pengarang jingle iklan TV dan sedari kecil sudah mahir dengan musik. Mendengar itu Yoshikawa mengatakan bahwa Sayoko adalah orang kelas A. Sayoko lalu berkata sambil menutup pena ‘Hentikan mengkelas-kelaskan sesuatu,’. Setelah merental kucing tiga warna Megumi Yoshikawa akhirnya mendapatkan sebuah keberuntungan di dalam hidupnya.

Setelah kembali ke rumah Sayoko sibuk sedang merekam jingle dengan Vynil & Turntable yang berada di sebelah kanan dan kirinya, di tengah kucing berwarna jahe sedang asik menekan-menekan piano mencoba menangkap mainan kucing yang di mainkan Sayoko.

Setelah mengajak kucing-kucingya berdialog dalam sebuah rapat untuk menentukan pilihan antara makanan kering atau makanan kaleng dan membersihkan rumahnya dari debu Sayoko kembali berangkat menelusuri jalan yang biasa dia lewati untuk mencari orang yang sedang kesepian dan menutup lubang kesepian hati dengan kucing peliharaannya.

httpasianwiki.comRent-a-Cat

Di siang itulah  dia bertemu teman SMPnya Shigaru Yoshizawa yang diperankan oleh Kei Tanaka. Pertemuan itu membuat Sayoko teringat masa-masa SMP dan memasuki twist ending film.

Apakah ada lubang yang bahkan oleh kucing terbalik pun tidak bisa menutupi?

httpasianwiki.comRent-a-Cat

Tinggalkan Balasan