GOA PUTRI

MATAMEDIA- RI.com – Jejak Lampau akan melangkah ke Goa Putri, sebuah objek wisata dan situs peninggalan yang berisi hikayat dan banyak peninggalan sejarah seperti fosil kerangka manusia purba, peralatan makan, dan kjokkenmoddinger.

Kabupaten Ogan Komering Ulu sebagai salah satu tujuan wisata di Provinsi Sumatera Selatan. Disana terdapat beberapa objek wisata alam maupun sejarah, salah satunya adalah situs sejarah Goa Putri yang terletak di Desa Padang Bindu Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu. Untuk mencapai lokasi Goa Putri diperlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari Kota Baturaja atau 4 jam dari Kota Palembang. Letaknya yang tidak jauh dari Jalan Lintas Tengah Sumatera membuat akses menuju kesana tidak terlalu sulit sehingga mudah ditemukan.

Memasuki Goa Putri yang memiliki kedalam ±1500 m dan lebar 8 – 20 m kita akan disambut oleh deretan stalagnit dan stalagtit yang menyerupai tumpukan padi, ranjang pengantin, kembang dadar, pemandian putri , dll. Goa Putri menjadi pilihan tepat sebagai kunjungan wisata karena memiliki nilai lebih yaitu perpaduan antara wisata sejarah, budaya, dan alam. Dengan demikian pengunjung tidak sebatas menikmati salah satu objek wisata tetapi bisa menyelami ketiganya sekaligus.

Sebelum memasuki Goa Putri kita akan melihat sebuah batu besar yang berada di tengah sungai Ogan .Konon itu merupakan sosok Putri Balian yang menjelma menjadi batu akibat terkena sumpah atau kutukan Si Pahit Lidah sebagaimana diceritakan oleh legenda setempat. Selain itu, menurut penuturan dari penjaga goa dan keyakinan masyarakat setempat, Goa Putri itu sendiri juga merupakan akibat dari kutukan Si Pahit Lidah terhadap sebuah kampung.

Diceritakan bahwa, ketika Si Pahit Lidah tiba di kampung tersebut ia tidak menjumpai satu orang pendudukpun, karena para penduduk sudah mengetahui tentang kesaktian Si Pahit Lidah sehingga mereka semua bersembunyi. Akibatnya, keluar ucapan dari mulutnya yang mengatakan bahwa kampung itu sangat sepi seperti batu. Kemudian,  kampung itu benar-benar berubah menjadi batu yang dikenal dengan Goa Putri.

Selain beberapa legenda tersebut kita juga akan dimanjakan dengan suasana alam sekitar goa yang masih sangat terjaga kelestariannya. Letaknya yang tepat berada di tepi sungai juga semakin memanjakan para wisatawan yang berkunjung. Di sini juga terdapat sebuah mata air yang dikenal oleh masyarakat setempat sebagai pemandian Putri Dayang Merindu. Konon, bagi siapa saja yang mencuci atau membasuh muka dengan air tersebut akan awet muda.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Balai Arkeologi Palembang di Goa Putri juga ditemukan beberapa peninggalan sejarah seperti fosil kerangka manusia purba, peralatan makan, dan kjokkenmodinger atau tumpukan kerang-kerangan. Semua peninggalan sejarah itu dapat kita lihat di Museum Balaputra Dewa Palembang. Terlepas dari semua fakta sejarah dan legenda yang berkembang di sekitar Goa Putri, tempat tersebut sangat layak dijadikan tempat wajib untuk dikunjungi ketika kita datang ke Sumateta Selatan terutama ke Kota Baturaja. Selain memiliki pemandangan yang menakjubkan, tempat wisata tersebut  juga memberikan banyak edukasi baik dari sejarah tempat itu sendiri maupun legenda rakyat setempat. Ayo ke Baturaja, Ayo ke Goa Putri !!

Penulis: Noftarecha Putra Hamidi

Editor: *R★.V.★N*

 

One Comment on “GOA PUTRI”

Tinggalkan Balasan