JEJAK RAMPAK: Gelar Karya Mahasiswa-Mahasiswi Lulusan 2018 Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Yogyakarta

“Jejak Rampak” adalah suatu proses melihat, mendengar, menghayati, menilai, menjiwai dan membandiangkan atau menghargai suatu karya seni dari tiga Prodi advertising, broadcasting, dan public relations Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Yogyakarta.


YOGYAKARTA, MATAMEDIA-RI.com – Mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Yogyakarta memiliki berbagai karya baik visual audio-visual. Oleh karena itu diperlukan adanya apresiasi atau penghargaan kepada mahasiswa yang bertujuan untuk memotivasi mahasiswa-mahasiswi dalam berkarya, salah satunya yaitu dengan kegiatan pameran. Angkatan 2015 yang akan lulus di tahun 2018 menyelenggarakan gelar karya yang bertema “Jejak Rampak”.

Jejak yang berarti bekas dari sebuah tapak kaki nyata mewakili sejarah perjalanan dari penciptaan karya dari masing-masing individu, sedangkan rampak adalah cabang atau dahan dari sebuah pohon, rampak menjadi gambaran analogi dari advertising, broadcasting, dan public relations yang merupakan 3 program studi atau cabang dari sebuah pohon yaitu D3 Akindo yang sekarang menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Yogyakarta,” terang Akhmad Bayu Wibowo selaku Ketua Panitia dari Prodi Broadcasting.

Akhmad Bayu Wibowo menambahkan, berangkat dari keresahan mahasiswa-mahasiswi STIKOM Yogyakarta angkatan  2015 yang akan lulus di tahun 2018 yang sudah berkarya agar karyanya tidak hanya disimpan di hardisk, tetapi bisa ditunjukkan dengan cara pemaran satu angkatan bertema “Jejak Rampak”.

Jejak Rampak akan berisi history karya-karya yang pernah dibuat dari semester satu sampai semester terakhir oleh setiap sineas, pemaris dari mahasiswa-mahasiswi DIII Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Yogyakarta angkatan 2015 akan memamerkan karya–karya masterpiece tiga prodi yaitu: Public Relations, Advertising, Broadcasting Radio-TV dan Broadcasting Film.

Dalam proses penentuan tema tiga prodi yang terdiri Public Relations, Advertising, dan Broadcasting melakukan brainstorming secara bersama-sama. Muncullah pohon akar dari kata kunci sejarah. Lalu dicabangkan lagi sampai akar, beberapa pilihan kata, 6 layer yang diciptakan dan beberapa pemikiran cepat dari setiap mahasiswa-mahasiswi yang datang ikut rapat sampai pada akhirnya mengerucutkan dan menyambungkan pada setiap kata yang terucap hingga terbentuklah kata “Jejak Rampak”.

Gelar Karya merupakan kegiatan rutin setiap tahun dari kampus STIKOM Yogyakarta, yang bertujuan untuk karya-karya yang sudah dibuat oleh susah payah oleh para mahasiswa/i dengan segala kesungguhan, penuh story, di berbagai karya bisa dinikmati oleh masyarakat dengan lingkup lebih luas, secara umum dan terbuka. Satu angkatan mengadakan pameran agar eksistensi dari para sineas, pameris tetap terlihat meski telah wisuda dengan karya-karyanya yang sudah dibuat selama tiga tahun kuliah di STIKOM Yogyakarta.

Konsep kegiatan Gelar Karya yang ke-6 ini berupa pameran yang dikemas dengan konsep petualangan atau perjalanan. Memori yang menjadi sejarah dari tiga prodi yang sudah di jalani sejak awal masuk sampai keluarnya menjadi lulusan tahun 2018 STIKOM Yogyakarta yang akan tersirat di dalam “Jejak Rampak”.

“Karya-karya awal dari gambar pertama kita, desain pertama kali di tahun 2015 hingga kita bikin desain terakhir kali di tahun 2018 itu bakal terasa sekali perjalanannya, lalu untuk konsep visual untuk display pameran kita lebih ke jungle ” jelas Thesa Alfiant Ketua II dari Prodi Advertising.

Thesa Alfiant lebih jauh menjelaskan tentang makna “Jejak Rampak”, orang yang masuk ke dalam acara Jejak Rampak akan pulang dengan merasakan bahwasanya sineas-sineas yang memamerkan karya di “Jejak Rampak” telah mengalami proses yang cukup jauh dan sangat spektakuler dari awal mereka menggambar/mendesain seperti apa sampai akhirnya mereka bisa berkembang, dari perkembangan proses berkembangnya para sineas itu, akan memberikan sensasi yang akan terasa pada acara Jejak Rampak”,” ungkap Thesa Alfiant.

Karya yang akan ditampilkan dari Prodi Public Relations salah satunya video Company Profile tentang perusahaan. Dari Prodi Broadcasting akan memutarkan film pendek, pemutaran video klip , pemutaran film dokumenter. Advertising akan menampilkan Company Profile, stop motion, karya foto dua dimensi dari desain dan photografi.

“Ada beberapa karya tugas akhir yang akan dibedah dengan cara di screening kemudian akan didiskusikan secara secara umum dengan para ahli. Contoh karya dari film dokumenter akan di screening adlah film dokumenter kemudian akan kita datangkan praktisi-praktisi film dokumenter, kita komentari misalnya ada komentar dari dari praktisi kemudian kita akan buka sesi tanya jawab antara praktisi dengan sineas dan juga dengan para audiens, gak hanya mengenai film dokumenter bahkan foto tugas akhir karya foto dua dimensi juga akan dilakukan bedah karya, ya tentunya dengan para praktisi-praktisi foto photografi yang sudah handal dibidangnya,” ucap Akhmad Bayu Wibowo.

“Jejak Rampak” akan diadakan selama 2 hari pada tanggal 13 hingga 14 Oktober 2018 di Jogja National Museum (JNM). “Gelar Karya” juga mengadakan Workshop “Jejak Rampak” yang akan menghadirkan tiga speaker yang sudah ahli dibidangnya masing-masing seperti: Rama Kertamukti, S. Sos., M.Sn dosen advertising UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Magdalena Bheti Krisindawati, S.I. Kom dari Trainer di Ethos Event dan Presenter TVRI Jogja, dan Arya Tangkas S.PT., M.I.Kom seorang dosen dan praktisi komunikasi (advertising, broadcasting, dan public relations).

Pesan-pesan untuk para adik tingkat yang akan melanjutkan jejak yang sudah dibuat oleh kakak tingkat sebelumnya?

“Mudah-mudahan para adik tingkat ini bisa berkarya dengan lebih maksimal tentunya kita berkarya dengan hati dan penuh story, jadi ya ibaratnya karyanya harus lebih matang. Terus untuk “Gelar Karya” kedepannya mudah-mudahan ya lebih tersistem lagi, lebih sistematis lagi karena ini karya tahunan kalau sistemnya dari awal itu kurang sesuai nanti belakang-belakangnya otomatis akan melakukan perubahan-perubahan, maunya ya sistemnya lebih diperbaiki lagi tolong diperbaiki lagi lah untuk pesan adik-adik angkatan 2016,” Akhmad Bayu Wibowo selaku Ketua Panitia dari Prodi Broadcasting.

“Semoga “Gelar Karya” yang bakal kita adakan ini bisa menginspirasi teman-teman, adik-adik tingkat kita jadi seumpamanya gelar karya kita tu sama adik-adik tu bisa menjadi gambaran bakal mereka yang akan menjadi panitia di tahun Gelar Karya berikutnya, seumpamanya mereka ingin lebih baik lagi dari pada angkatan kami. Pokoknya yang menginspirasi aja sih supaya lebih baik lagi, supaya ada pandangan aja di gelar karya berikutnya, bahwa gabungan dari tiga jurusan ini bener-bener harus nyatu,” Evi Nur Afiah divisi Sponsorship.

“Untuk angkatan bawah terus berjuang, berusaha untuk terus berkarya. Disini kita berkarya bersama fun-fun aja, kita bikin karya happy, dengan tujuan selain membanggakan kita pribadi kita juga membanggakan kampus kita tercinta, untuk lebih spiritnya dibakar lagi, di push lagi dan untuk “Gelar Karya” yang akan mereka adakan di tahun depan usahakan lebih maksimal lagi, lebih spektakuler dari jejak karya kami ini,” jelas Thesa Alfiant Ketua II dari Prodi Advertising.

“Jadi kalau harapan untuk kampusnya sendiri dengan diadakannya “Gelar Karya” ini kan diadakan di luar kampus dimana audiens targetnya untuk masyarakat di Jogjakarta sendiri jadi lebih untuk memperkenalkan kampus ini ke khalayak luas. Dan untuk adik-adik tingkat semoga aja mereka bisa menyatu antara Broadcasting, public relations, dan Advertising untuk bersama-sama karena memang ini kegiatan wajib dan memang kepanitian sendiri adalah dari mereka yang akan wisuda, semoga mereka bisa untuk berkerjasama untuk membuat gelar karya yang lebih kreatif dengan ide-ide yang baru, dan fresh dari mereka sendiri dan berharapnya mereka bisa berkarya bukan hanya karena ada sebuah tugas gtu, jadi memang mereka ingin memanfaatkan ilmu yang telah mereka dapatkan disini,” Jean Ivon Rasta F. R. Sekretaris Broadcasting Tv

“Dari aku sih harapannya untuk adik-adik tingkat semoga terus semangat berkaryanya, jangan pernah lelah, terus ciptakan ide-ide baru tentunya yang bahkan lebih baik dari karya kita kalau bisa. Untuk kampus sendiri lebih memfasilitasi mahasiswa-mahasiwinya lebih, dan fasilitasnya ditambah lagi lah agar kita tu dalam berkarya juga misalkan kita gak ada alatnya gtu nah dari kampus tu bisa menyediakan yang lebih sehingga kita tu bisa praktis. Semoga “Gelar Karya” bisa berjalan dengan lancar, terus bisa yang bisa kami tampilkan dan sajikan bisa berguna bagi masyarakat umum tentunya yang akan hadir, terus karya-karyanya bisa dinikmati karya-karyanya kami berupa baik yang dicetk maupun yang akan ditayangkan semoga bisa menambah informasi, motivasi dan penuh makna lah buat semuanya, dan semoga kami bisa dikenang,” Chrystina Kridha Apriliyani.

Bisa dikatakan bahwasanya “Jejak Rampak” adalah suatu proses melihat, mendengar, menghayati, menilai, menjiwai dan membandiangkan atau menghargai suatu karya seni dari tiga Prodi advertising, broadcasting, dan public relations Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Yogyakarta.

Penulis: *R★.V.★N*

Editor: *R★.V.★N*

Tinggalkan Balasan