HIMA Pendidikan Administrasi Perkantoran UNY Lahirkan Dua Inovasi Untuk GIPSI 2018

Gebyar Ilmu Perkantoran Seluruh Indonesia (GIPSI) mengangkat tema “Mewujudkan Tenaga Administrasi yang Terampil, Kompeten, dan Profesional dalam Penguasaan IPTEKS untuk Menghadapi Persaingan Global”.


YOGYAKARTA, MATAMEDIA-RI.com – Pada tanggal 6-8 April 2018 FORMAPSI mengadakan Rapat Kerja Nasional di Yogyakarta, dengan dihadiri oleh perwakilan mahasiswa jurusan perkantoran dari berbagai universitas yang ada di Indonesia. Berdasarkan hasil musyawarah nasional, Universitas Negeri Yogyakarta diberi kehormatan untuk menjadi tuan rumah program kerja terbaru dari FORMAPSI yaitu “Gebyar Ilmu Perkantoran Seluruh Indonesia (GIPSI) pada tahun 2018”.

Gebyar Ilmu Perkantoran Seluruh Indonesia (GIPSI) merupakan suatu wadah untuk menjalin komunikasi antara mahasiswa perkantoran dari universitas di seluruh Indonesia. Kegiatan GIPSI juga menjadi ajang kompetisi dan pengembangan kemampuan dibidang perkantoran bagi mahasiswa agar dapat meningkatkan keahlian yang lebih profesioal dalam penguasaan IPTEK yang dapat menjadi nilai lebih dalam menghadapi persaingan secara global di dunia kerja.

FORMAPSI didirikan pada tanggal 11 Mei 2013 dan dihadiri oleh Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Makasar (UNM) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Pada pejalanannya kini anggota FORMAPSI telah berjumlah 8 anggota setelah masuknya UNIMED menjadi anggota FORMAPSI.

Melalui FORMAPSI, mahasiswa dengan rumpun ilmu yang sama dapat saling bertukar informasi dan bersilaturahmi untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki guna menyongsong kompetisi kerja saat ini. FORMAPSI merupakan forum yang beranggotakan mahasiswa jurusan perkantoran dari seluruh universitas di Indonesia.

Lomba Gembyar Ilmu Perkantoran Seluruh Indonesia pertama kali yang diselenggarakan di Program Vokasi Universitas Indonesia pada 24-26 Juli 2017 dan pada saat itu Pendidikan Administrasi UNY meraih juara umum dengan meraih 12 medali dari Tim yang terdiri dari 12 orang dengan 7 orang mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Administrasi Perantoran dan 5 orang Program Studi Sekretari D3. Bidang yang dilombakan dalam kompetisi GIPSI meliputi Grooming and Public Speaking Indonesia, English Public Speaking, Creative Super Resume, Sensational Power Point, Msicrosoft Excel, 10 Fingers Typing, dan English Coresponden.

Kompetisi GIPSI 2017 diikuti oleh beberapa Universitas di  Indonesia yaitu Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Diponegoro (UNDIP), Politenik Negeri Bandung (POLBAN), Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretaris Tarakanita Jakarta, Bina Sarana Informatika (BSI), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI), dan Universitas Sriwijaya (UNSRI).

GIPSI yang kedua ini mengangkat tema “Mewujudkan Tenaga Administrasi yang Terampil, Kompeten, dan Profesional dalam Penguasaan IPTEKS untuk Menghadapi Persaingan Global”.

“Alasan kami memilih tema tersebut karena tantangan kita sebagai mahasiswa-mahasiswi Pendidikan Administrasi Perkantoran itu besok dan kedepannya adalah serba paperless. Kalau kita aja gak bisa ngikutin kemajuan IPTEK nanti kita lulus gak bisa dapat kerja. Jadi kami mau mengajak mahasiswa-mahasiswi PADP seluruh Indonesia untuk lebih sadar lagi dan melek IPTEK kedepannya. Karena ketika kita telah di perkantoran nanti akan semakin berhubungan dengan teknologi, apalagi nanti ketika telah memasuki era bonus Demografi yang akan lebih semakin berhubungan erat dengan teknologi,” jelas Kirana Anggi Pradana selaku Sie acara Semnas GIPSI 2018.

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran UNY selaku panitia GIPSI 2018 membuat dua inovasi pada pada GIPSI 2018 kali ini. Jika pada Gipsi pertama seminar biasa, kali ini dibuat lebih luas yaitu Seminar Nasional. Seminar nasional yang tema “Prospek Technoprenurship Dalam Menghadapi Bonus Demografi”.

“Melalui seminar ini kita mau mengasih gambaran kedepannya jika mau berusaha jalan ada apa saja, peluangnya seperti apa?  Dan untuk memotivasi para mahasiswa-mahasiswi Administrasi Perkantoran, Bisnis, dan Sekretari seluruh Indonesia biar lebih giat belajar IPTEKS, kita juga mau menyiapkan tenaga administrator yang kedepannya kita akan menghadapi bonus Demografi dan mengembangkan skill mereka di bidang IT sehingga mereka bisa menghadapi persaingan kerja” terang Kirana Anggi.

Seminar nasional GIPSI akan diisi oleh narasumber-narasumber yang profesional di bidangnya masing-masing. Seperti Patrick Houyoux President Director PT Sydeco, Nova Suparmanto, S.Pd., M.Sc seorang Konsultan Technoprenurship, Agung Dwi Hartanto Koordinator Tirto Yogyakarta, dan Cahyo Bayu Priyoko Ceo & Faunder Morning Star Indonesia.

Inovasi yang kedua oleh HIMA Pendidikan Administrasi Perkantoran UNY ini adalah adanya lomba baru yang dilombakan yakni Simulasi Perkantoran. Berawal dari masukan dosen pembimbing HIMA Rr. Chusnu Syarifa Diah Kusuma S.A.B., M.SI. yang menganggap bahwanya civitas akademika UNY siap membuat lomba Simulasi Perkantoran di Indonesia. Setelah dibawa dirapat dan di bahas secara bersama-sama akhirnya para panitia menyetujui. GIPSI 2018 pun mempunyai 8 lomba yang awalnya hanya 7 lomba seputar kompetensi administrasi perkantoran. Kedelapan lomba tersebut yaitu:

  1. Creative Super Resume
  2. Grooming & Public Speaking Bahasa Indonesia
  3. Grooming & Public Speaking English
  4. Microsoft Excel
  5. Creative & Sensational Power Point
  6. Mengetik 10 Jari Buta
  7. English Correspondence Simulasi Perkantoran
  8. Simulasi Perkantoran

Para peserta lomba berasal Universitas termuka di Indonesia Raya, yakni dari Universitas Diponegoro, Universitas Indonesia, Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Semarang, Universitas Sebelas Maret, dan Asmi Santa Naria.

GIPSI 2018 akan diselenggarakan di gedung gedung Digital Library Universitas Negeri Yogyakarta selama dua hari, di mulai hari sabtu tanggal 08-09-2018 – hari minggu 09-09-2019. Acara pertama akan dimulai dengan seminar nasional yang mengangkat tema “Prospek Technoprenurship Dalam Menghadapi Bonus Demografi”. Setelah itu lomba seputar kompetensi Administrasi Perkantoran, Bisnis, dan Sekretari antar universitas terkemuka itupun akan dimulai.

“Tujuan diselenggarakannya GIPSI adalah sebagai wadah mencetak prestasi mahasiswa-mahasiswi Administrasi Perkantoran, Bisnis, dan Sekretari seluruh Indonesia, meningkatkan skill di bidang Administarasi Perkantoran dalam menghadapi Bonus Demografi, dan menjalin kerjasama serta mempererat silaturahmi antara mahasiswa-mahasiswi Perkantoran Seluruh Indonesia” ungkap Siti Ngudiyati selaku Wakil Keua HIma Pendidikan Administrasi Perkantoran UNY.

Penulis: *R★.V.★N*

Editor: *R★.V.★N*

Tinggalkan Balasan