DIEN 2018: Peningkatan Peran Pemuda Dalam Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Guna Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan

YOGYAKARTA, MATAMEDIA-RI.com Debat Isu Ekonomi Nasional (DIEN) yang ke-6 tinggal menunggu waktu. Para debaters yang telah lolos ke babak debating tentu sudah tidak sabar mengeluarkan nalar logis dan krtitis mereka di DIEN yang ke-6. Para penonton baik yang berasal dari  Universitas Negeri Yogyakarta maupun dari kampus lain baik dari seorang debater maupun hanya penonton tentu juga tak sabar menunggu DIEN 2018 diselenggarakan.

DIEN adalah sebuah kompetisi debat yang melibatkan seluruh mahasiswa-mahasiswi Indonesia yang menjadi pesertanya. Sebuah kompetisi yang bertujuan untuk membangun cara berpikir kritis dan membuka wawasan mahasiswa-mahasiswi Indonesia tentang isu-isu ekonomi yang sedang berkembang di Indonesia. DIEN dilaksanakan oleh UKMF Penelitian Kristal yang ada di Fakultas ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.

Tujuan diadakannya DIEN yakni memberikan wawasan dan berharap agar peserta yang mengikutinya dapat membantu dan ikut berkontribusi dalam pemerataan pembangunan di Indonesia. Selain itu acara ini juga bertujuan agar membantu mahasiswa-mahasiswi berpikir kritis dan dapat menyalurkan aspirasinya dengan cara yang baik dan benar.

DIEN 2018 mengambil tema “Peningkatan Peran Pemuda Dalam Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Guna Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan”. Latar belakang  panitia mengambil tema tersebut adalah karena pembangunan ekonomi industri adalah kebijakan pembangunan yang langsung mengena ke kalangan masyarakat kecil sehingga panitia menginginkan dengan diadakannya DIEN ini akan menumbuhkan pengetahuan peserta tentang ekonomi industri dan bagaimana realiasinya di masyarakat.

Dalam wawancara dengan pihak MATAMEDIA-RI.com pada hari Sabtu, 06 Oktober di depan auditorium FE UNY Reny Refitaningsih Peby Ria sebagai ketua pelaksana menjelaskan bahwa acara ini adalah acara tahunan yang dilaksanakan oleh UKMF Penelitian Kristal. Sebelumnya acara ini sudah dilaksanakan setiap tahunnya dan pada awal-awalnya DIEN dilaksanakan sebagai program kerja gabungan dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi UNY sejak tahun 2013.

Dalam melaksanakan DIEN BEM dan UKMF Penelitian Kristal melakukan kolaborasi, namun untuk 2 tahun terakhir ini UKMF Penelitian Kristal yang melaksanakan acara ini dan mengelolanya dengan baik sehingga tercipta acara yang begitu menginspirasi peserta untuk mulai belajar berpikir kritis tentang apa yang ada di sekitarnya.

Reny juga mengatakan bahwa target peserta memanglah mahasiswa-mahasiswi diseluruh Indonesia yang memiliki ide-ide dan gagasan tentang pokok permasalahan yang diangkat tentang pertumbuhan ekonomi inklusif. DIEN hadir untuk menjadi wadah bagi mahasiswa yang ingin menyalurkan aspirasinya dengan cara yang baik dan benar.

Proses mengikuti DIEN terlebih dahulu peserta akan melalui tahap pendaftaran, lalu peserta dibawa untuk melalui tahap seleksi essay yang dinilai oleh juri dari dinas dan dari akademisi bagian sastra dari Universitas Negeri Yogyakarta dan yang lolos akan melaju ke babak pelaksanaan debat hingga ke final untuk menentukan juaranya.

Seluruh peserta yang lolos seleksi essay akhirnya akan menuju ke babak debating yang akan dinilai oleh 12 juri dari dinas, debator, dan akademisi dari kalangan UNY. Peserta yang lolos untuk DIEN 2018 terdiri dari tim dari UNY, UGM sebanyak 2 tim, Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Surabaya, IPB, Universitas Lambung Mangkurat, dan Universitas Muslim Indonesia, dengan total ada 8 tim yang akan saling bersaing di babak debating dan memperebutkan juara DIEN.

Dalam pelaksanaannya panitia sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh mahasiswa Indonesia. Bukan hanya itu, panitia juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat UNY sendiri dengan menggunakan pamflet, dan memanfaatkan era digital yakni postingan terkait DIEN 2018 lewat media sosial  Instagram.

Antusiasme sudah mulai terasa sejak mendekati hari pelaksanaan, mulai dari panitia yang menyiapkan segala macam perlengkapan acara, hingga persiapan-persiapan lainnya seperti ruangan, juri, cara penilaian, dan lain-lain.

Untuk acara debating akan dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2018 untuk tecknical meeting dan 13 Oktober 2018 untuk hari pelaksanaan debat babak penyisihan hingga grand final dan dilanjutkan dengan Gala dinner yang bertempat di Food Court Universitas Negeri Yogyakarta untuk mengumumkan juaranya.

Pada tanggal 12 Oktober 2018 peserta akan melaksanakan tecknical meeting di ruang ramah tamah yang akan dipandu sendiri oleh Reny Refitaningsih Peby Ria selaku ketua panitia, Fahayu Priristia sebagai koordinator acara dan Devi Octaviani sebagai sekretaris. Dilanjutkan pada tanggal 13 Oktober 2018 melaksanakan babak penyisihan debat, dilanjutkan hingga babak final dan malam harinya melaksanakan gala dinner di Food Court UNY sekaligus mengumumkan kejuaraan.

 

Penulis: Gristyantika Prefy

Editor: *R★.V.★N*

Tinggalkan Balasan