ASMI Santa Maria Yogyakarta Rayakan Fransiskan Day Dengan Perlombaan Unik

Peragaan busana menggunakan barang bekas dalam perayaan Fransiskan Day ASMI Santa Maria Yogyakarta diikuti oleh perwakilan masing-masing prodi dan angkatan , Jumat (4/10/2019).


YOGYAKARTA, MATAMEDIA-RI.com – Dalam rangka memperingati Fransiskan Day, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ASMI Santa Maria Yogyakarta mengadakan beragam perlombaan unik yakni Lomba Tari Tradisional, Musik Akustik dan Fashion Show. Uniknya beragam perlombaan memiliki kriteria yang mengharuskan para mahasiswa menggunakan barang bekas dalam pembuatan kostum fashion show dan musik akustik. Tujuannya adalah untuk mengolah barang bekas agar lebih berguna, meningkatkan kreativitas serta menciptakan fungsi koordinasi tiap program studi.

Ide perlombaan ini murni dari BEM. Kenapa mengangkat perlombaan yang menggunakan barang anorganik? Ini adalah sebuah campaign untuk memacu kreatifitas dan menggambarkan keprihatinan kita terhadap fenomena limbah anorganik yang semakin tidak terkontrol di Indonesia. Dari tahun ke tahun perayaan fransiskan day ASMI Santa Maria Yogyakarta selalu mengadakan lomba memanfaatkan barang recycle tersebut.

Limbah yang tidak terurai didaur ulang menjadi kostum dan alat musik dalam perlombaan ini. Kostum dan alat musik ramah lingkungan itu selanjutnya dinilai para juri dari berbagai segi. Panitia menyiapkan trofi juara umum dan hadiah menarik bagi pemenang yang mendapat nilai terbaik.

Masing-masing prodi dan angkatan membuat kreasi kostum dan alat musik se kreatif dan semaksimal mungkin. Terkhusus bagi program studi Public Relations yang harus mempertahankan gelar juara umumnya tahun lalu.

Perlombaan ini berlangsung di ruang Auditorium Kampus ASMI Santa Maria Yogyakarta, Jumat(4/10/2019).

Dalam sambutannya Direktur ASMI Santa Maria Yogyakarta Suraja mengatakan, perayaan kali ini diharapkan dapat menjadikan kita semakin mendalami sifat Santo Fransiskus, yaitu mencintai semua makhluk ciptaan-Nya, dan senantiasa menjadi umat yang selalu bersyukur.

“Ini merupakan bentuk perayaan yang luar biasa karena setiap tahun kita rutin merayakan hari raya Santo Fransiskus dengan hal dan kemasan yang berbeda,” ujar Suraja. Jumat (4/10/2019).

Penampilan musik akustik menggunakan barang bekas, Jumat (4/10/2019)

Setiap Prodi dan Angkatan sangat kompetitif dan sportif dalam mengikuti perlombaan, masing-masing menyiapkan perlombaan dengan matang dan penuh semangat. Bahkan saat perlombaan,mereka saling support dengan memberi tepuk tangan dan teriakan-teriakan penyemangat.

Karya dari mahasiswi dan mahasiswa program studi Public Relations membawa mereka menjadi juara umum kembali tahun ini. Meski hanya 2 minggu pembuatan, hasilnya sangat memukau para juri dan peserta lain.

Penyerahan trofi juara umum yang langsung diserahkan oleh Suraja, DIrektur ASMI Santa Maria Yogyakarta kepada Galuh, selaku Ketua HIMA Public Relations (04/10/2019).

Perayaan hari raya Santo Fransiskus yang rutin diselenggarakan ini diharapkan semakin menjadi tolok ukur bagi para mahasiswa sebagai pedoman hidup. Adapun pokok penting yang menjadi inti spiritualitas yang menjadi kebutuhan dan harus dijalankan bagi umat-Nya adalah persaudaraan, doa, misioner, cinta akan keutuhan pencipta dan pertaubatan. Selain itu mahasiswa dituntut harus senantiasa menjadi kaum intelek yang bisa menjadi suri tauladan bagi lingkungan sekitar.

Kontributor: Aji Pangestu Mahasiswa Public Relations ASMI Santa Maria Yogyakarta

Editor: *R.V.N*

Tinggalkan Balasan