Aksi Kemanusiaan Mahasiswa dan Mahasiswi Buru Selatan Untuk Korban Gempa Maluku

Selama tiga hari Himpunan Keluarga Mahasiswa Kab. Buru Selatan Yogyakarta (HKMKBS-YK) turun kejalan menggalang dana untuk korban gempa Maluku.


YOGYAKARTA, MATAMEDIA-RI.com – Kamis 26 September 2019 gempa skala 6. magnitudo yang mengguncang provinsi Maluku Tengah, khususnya Ambon da sekitarnya mengakibatkan beberapa perumahan sebagai rumah warga lumpuh total, gedung pemerintah dan jembatan merah putih mengalami keretakan.

Mengetahui telah tejadi gempa mahasiswa dan mahasiswi yang tergabung dalam Himpunan Keluarga Mahasiswa Kab. Buru Selatan Yogyakarta (HKMKBS-YK) turun ke jalan dalam aksi kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap sodara-sodara di Maluku dan sekitarnya.

Aksi kemanusiaan dilakukan oleh mahasiswa dan mahasiswi Buru Selatan selama tiga hari pada Minggu, 29 September, Senin, 1 Oktober 2019 dan Kamis, 3 Oktober 2019. Antusias HKMKBS-YK dan dukungan dari masyarakat Yogyakarta membuat penggalangan dana berjalan dengan lancar. Dana yang didapat selama 3 hari ini dari aksi kemanusiaan untuk gempa Maluku ini diharapkan bisa memberikan kontribusi dan mengurangi kesedihan saudara-saudara di Maluku dan sekitarnya.

Kamarudin Souwakil Ketua Himpunan Keluarga Mahasiswa Kab. Buru Selatan Yogyakarta mengetahui gempa Maluku dari beberapa media elektronik maupun televisi. Gempa 6.5 yang  mengguncang Maluku pada Kamis, 26 September 2019 mengakibatkan masyarakat Maluku trauma ditambah dengan gempa susulan yang hampir setiap hari ada.

“Sebagai mahasiswa Maluku, saya merasa sedih. Semoga masyarakat Maluku tetap baik-baik saja. Untuk itu kami dari Himpunan Keluarga Mahasiswa Kab.Buru Selatan melakukan penggalangan dana untuk meringankan beban saudara kami di Maluku dan sekitarnya yang tertimpa musibah. Dari Yogyakarta kami akan mendoakan mereka semoga baik-baik dan masyarakat tegar dalam menghadapi musibah ini,” kata Kamarudin.

Berangkat dari rasa peduli, Kamarudin dan teman-teman himpunan Keluarga Mahasiswa Kab.Buru Selatan melakukan penggalangan dana untuk membantu sanak-saudara mereka di Maluku.

“Semoga hasil penggalangan dana kami ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Maluku,” ujar Kamarudin.

Munculnya ide awal aksi kemanusiaan secara spontan. Kamarudin sebagai ketua organisasi HKMKBS-YK langsung mengajak teman-teman Buru Selatan berdiskusi dan akhirnya memutuskan untuk melakukan penggalangan dana pada hari Minggu, 29 September, 01 Oktober 2019 dan 03 September 2019.

“Yang berkesan dalam penggalangan dana ini adalah rasa kemanusiaan dan antusias teman-teman yang membuat saya sebagai ketua organisasi perlu mengakomodir semangat teman-teman yakni dengan melakukan penggalangan dana secara bersama sama,” curah Kamarudin.

Kamarudin mengatakan, penyaluran dana untuk korban Maluku akan melakukan komunikasi terlebih dahulu ke teman-teman yang ada di Maluku.

“Setelah itu akan kami rapatkan dengan semua pengurus dan kami putuskan secara bersama sama,” terang Kamarudin.

 

Penulis: *R.V.N*

Editor: *R.V.N*

 

Tinggalkan Balasan