Tipe Kepribadian Entrepreneurship – Yang Manakah Tipe Kepribadian ANDA?

MATAMEDIA- RI.com – Di era digital peluang bisnis menjadi besar, siapa pun bisa menjadi pengusaha tanpa memerlukan modal yang begitu besar. Setiap orang bisa setiap saat menawarkan barang atau jasa mereka tanpa ada batasan ruang dan waktu. Teknelogi membawa dampak yang baik untuk para pengusaha-pengusaha bermodal kecil. Pergesaran cara mempromosikan barang atau jasa dari cara konvensional ke cara digital dengan sosial media sebagai perangkat memberikan dampak yang kuat. Tak sedikit yang meraih omset jutaan Rupiah dalam bisnis di era digital. Dengan modal koneksi internet Anda sudah bisa memasarkan barang atau jasa Anda dan bersiap menjadi salah salah satu calon pengusaha muda.

Mengenali diri sendiri adalah salah cara menemukan jati diri, jati diri dari setiap individu memiliki berbagai potensi. Berikut kami sajikan Tipe-Tipe Kepribadian Entrepreneurship untuk Anda-Anda calon pengusaha sukses:

  1. The Improver

Anda memiliki kepribadian ini jika Anda menjalankan bisnis dengan menonjolkan gaya improver alias ingin selalu memperbaiki. Anda menggunakan perusahaan Anda untuk memperbaiki dunia. Improver memiliki kemampuan yang kokoh dalam menjalankan bisnis. Mereka juga memiliki intergritas dan etika yang tinggi.

Personality Alert: Waspadai sifat Anda yang cenderung menjadi perfeksionis dan terlalu kritis terhadap karyawan dan pelanggan Anda.

Contoh Entrepreneur: Anita Roddick, pendiri The Body Shop.

 

  1. The Advisor

Tipe kepribadian pebisnis seperti ini bersedia memberikan bantuan dan saran tingkat tinggi bagi para pelanggannya. Motto dari advisor ini yaitu pelanggan adalah benar dan kita harus melakukan apa saja untuk menyenangkan mereka.

Personality Alert: Seorang advisor bisa jadi terlalu fokus pada kebutuhan bisnis mereka dan pelanggan, sehingga cenderung mengabaikan kebutuhan mereka sendiri

dan bisa-bisa malah cape hati sendiri.

Contoh Entrepreneur: John W. Nordstrom, pendiri Nordstorm.

 

  1. The Superstar

Inilah bisnis yang pusatnya dikelilingi oleh karisma dan energi tinggi dari Sang CEO Superstar. Pebisnis dengan kepribadian seperti ini biasanya membangun bisnis mereka dengan personal brand mereka sendiri.

Personality Alert: Pebisnis dengan tipe ini bisa menjadi terlalu kompetitif dan workaholics.

Contoh Entrepreneur: Donald Trump, CEO Trump Hotels & Casino Resorts.

 

  1. The Artist

Kepribadian pebisnis seperti ini biasanya senang menyendiri tapi memiliki kreativitas yang tinggi. Mereka biasanya sering kali ditemukan di bisnis yang membutuhkan kreativitas seperti pada perusahaan agen periklanan, web design, dll.

Personality Alert: Pebisnis tipe ini bisa jadi terlalu sensitif terhadap respon pelanggan Anda, walaupun kritik dari mereka bersifat membangun.

Contoh Entrepreneur: Scott Adams, pendiri dan penggagas Dilbert.

 

  1. The Analyst.

Jika Anda menjalankan bisnis sebagai seorang analis, perusahaan Anda biasanya memfokuskan pada penyelesaian masalah dalam suatu cara sistematis. Seringkali berbasis pada ilmu pengetahuan, keahlian teknis atau komputer, seorang analis perusahaan biasanya hebat dalam memecahkan masalah.

Personality Alert: Hati-hati dengan kelumpuhan analisa. Bekerjalah dengan mempercayai orang lain.

Contoh Entrepreneur: Gordon Moore, pendiri Intel.

 

  1. The Visionary

Sebuah bisnis yang dibangun oleh seorang visioner biasanya berdasarkan visi masa depan dan pemikiran pendirinya. Anda memiliki keingintahuan yang tinggi untuk
mengerti dunia di sekeliling Anda dan akan membuat rencana untuk menghindari segala macam rintangan.

Personality Alert: Seorang visioner bisa jadi terlalu fokus pada mimpi mereka dan kurang berpijak pada realitas. Dan jangan lupa, menyertai visi Anda dengan melakukan tindakan nyata.

Contoh Entrepreneur: Bill Gates, pendiri MicroSoft Inc.

 

  1. The Fireball

Sebuah bisnis yang dimiliki oleh si Bola Api ini biasanya dioperasikan dengan penuh hidup, energi dan optimisme. Pelanggan merasa perusahaan Anda dijalankan dengan tingkah laku yang fun.

Personality Alert: Anda bisa jadi berkomitmen yang berlebihan terhadap tim Anda dan bertingkah laku terlalu impulsif. Seimbangkan keimpulsivan Anda dengan rencana bisnis.

Contoh Entrepreneur: Malcolm Forbes, penerbit dan pendiri Forbes Magazine.

 

  1. The Healer

Jika Anda adalah seorang ‘penyembuh’, Anda bersifat pengasuh dan penjaga
keharmonisan dalam bisnis Anda. Anda memiliki kemampuan bertahan yang luar biasa dan keteguhan disertai dengan ketenangan dari dalam.

Personality Alert: Karena sifat perhatian Anda dan kepenyembuhan Anda dalam menjalankan bisnis, Anda bisa jadi menghindari realitas di luar sana dan selalu terlalu berharap. Gunakan skenario perencanaan untuk persiapan datangnya masalah.

Contoh Entrepreneur: Ben Cohen, salah satu pendiri Ben & Jerry’s Ice Cream.

 

  1. The Hero

Anda memiliki kemauan dan kemampuan yang luar biasa dalam memimpin dunia dan bisnis Anda melalui segala macam tantangan. Anda adalah inti dari kewirausahaaan dan bisa mengumpulkan banyak perusahaan besar.

Personality Alert: Terlalu mengumbar janji dan menggunakan taktik kekuatan penuh untuk mendapatkan sesuatu dengan cara Anda tidak akan berhasil dalam jangka waktu panjang. Untuk menjadi sukses, percayailah keterampilan kepemimpinan Anda untuk menolong orang lain menemukan jalan mereka.

Contoh Entrepreneur: Jack Welch, CEO GE.

Menurut Yohanes G. Pauly, selaku Founder, CEO, dan Master Coach dari GRATYO, ada 4 tipe entrepreneur di dunia yang dapat menentukan tingkat keberhasilan dari bisnisnya. Sebagai calon, pengusaha muda, atau pengusaha sukses tak salah jika Anda bertanya kepada diri Anda sendiri. Tipe entrepreneur manakah Anda?

  1. Tipe Pertama: Profit Oke, Waktu Tidak Oke

Pemilik bisnis di tipe ini umunya banyak menghabiskan waktu ketika membangun bisnisnya. Sayangnya, pada saat bisnisnya sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan, pemilik bisnis ternyata tidak punya cukup waktu untuk menikmati hari-harinya bersama dengan keluarga tercinta. Walaupun bisnisnya sudah mendatangkan profit yang lumayan cukup, tipe pertama ini dapat dikatakan belum mencapai apa yang dinamakan dengan Time Freedom (AUTO-PILOT) atau kebebasan waktu.

 

  1. Tipe Kedua: Profit Tidak Oke, Waktu Oke

Pemilik bisnis pada tipe ini punya cukup banyak waktu dengan keluarganya, namun di sisi lain bisnis yang dijalankannya masih belum mencapai target yang diharapkan. Dengan kata lain, bisnisnya belum bisa menghasilkan profit yang diinginkan sang pemilik bisnis atau belum mencapai tahap kebebasan finansial (PROFITABLE).

 

  1. Tipe Ketiga: Profit Tidak Oke, Waktu Tidak Oke

Tipe ini paling dihindari oleh hampir semua entrepreneur. Pemilik bisnis pada tipe ini terlalu sibuk menjalankan bisnisnya sehingga tidak punya banyak waktu untuk bersama dengan keluarga. Sayangnya lagi, bisnisnya belum juga menghasilkan profit seperti yang diharapkan. Alhasil sang pemilik bisnis belum bisa menikmati kebebasan baik secara finansial ataupun waktu.

 

  1. Tipe Keempat: Auto Pilot

Tipe keempat ini merupakan kriteria paling ideal yang diinginkan oleh semua entrepreneur, di mana sang pemilik bisnis bisa mendapatkan keduanya, yaitu kebebasan finansial (PROFITABLE) dan kebebasan waktu (AUTO-PILOT) di saat yang bersamaan. Menurut Coach Yohanes G. Pauly, World’s Top Certified Business Coach, tipe keempat inilah yang terbaik. Pemilik bisnis memiliki bisnis yang semakin menguntungkan dan dapat berjalan sendiri tanpa harus turun langsung ke dalam bisnisnya dan ia pun bisa meraih financial dam time freedom.

Pertanyaan sekarang untuk Anda, di posisi manakah diri Anda sekarang ??? Jawabannya ada di dalam diri anda masing–masing. Mulai renungkanlah sekarang…

INGAT TINDAKAN…

BUKAN HANYA SEKEDAR TEORI…

 

Penulis: Rifai Aulia

Editor*R★.V.★N*

Sumber: Dunia Maya

 

Tinggalkan Balasan