APA UMBY  

MATAMEDIA- RI.com – Rubrik APA? di bulan Februari berisi pertanyaan : Apa yang kamu ketahui tentang sejarah pers Nasional ?

 

 

Maulitina asepti budi rahayu Mercu Buana Yogyakarta Fakultas Ilmu Komunikasi

“Pers jaman dulu berupa koran saja tp semakin berkembang nya jaman sekarang pers jadi banyak ragamnya apalagi dengan hadirnya new media, jd gak cuma dalam bentuk koran tapi ada media elektronik dan media online juga.”

Harapan : ”Ya kalo untuk kedepannya, semoga media bs jujur dan beritanya dikemas semenarik mungkin sesuai dgn faktanya.”

 

 

Jimmy Purnama Mercu Buana Yogyakarta Fakultas Ilmu Komunikasi

“Ya menurutku pers nasional dan sejarahnya ada sampai sekarang itu semua dibuat hanya untuk suatu tujuan yah yaitu keingintahuan dan publikasi.”

Harapan : Agar pers bisa mandiri berdiri dengan dibangun atas orang orang dengan ideologi sendiri, idealis tanpa adanya pengaruh kepentingan apapun juga memiliki power dan kode etik berlandaskan hukum dan Pancasila dan dapat melihat semua sisi dan dapat diandalkan bukan dikendalikan itu aja.”

 

Fajri Iskandar Mercu Buana Yogyakarta Fakultas Ilmu Komunikasi

“Pers nasional tahun 1945 dipelopori oleh tentara dari negeri Sakura (Japan). Nama pertama dari surat kabar tersebut Teja Purnama yang bertempat di Padang dan berhubungan dengan budaya Melayu. Era digital saat ini perkembangan pers nasional sangat bagus mulai dari media online berkembang seperti Kaskus dan lain-lainnya.”

Harapan : “Semoga pers era digital semakin kelihatan karya jurnalistiknya dan gak asal-asalan nulis berita di media.”

 

Wiwin Winarni Mercu Buana Yogyakarta Fakultas Ilmu Komunikasi

“Pers nasional setauku awalnya dari penerbitan koran mungguan yg pendirinya, Pak Tirto Adhie Soerjo sama kawannya tpi lupa siapa. Dan sampe saat ini pers berkembang sesuai dengan kemajuan teknologi yg banyak diikuti juga dengan kemauan warga untuk terlibat juga dalam kegiatan jurnalistik atau disebut citizen jurnalism.”

Harapannya : ”Semoga dengan adanya inovasi-inovasi yg berkembang menjadikan pers lebih memberikan konten yg informatif, seimbang, dan melepaskan dari belenggu komersil, sehingga apa yg di sampaikan pers kepada masyarakat benar2 utk kepentingan masyarakat bukan sarikat bisnis saja. Selain itu media media arus utama lebih mengedepankan kualitas jurnalis serta konten berita agar berita hoax tidak tersebar yg akan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap media arus utama, karna ini cukup membahayakan. Karena sekarang banyak banget media yg memproduksi hoax hanya utk kepentingan rating saja.”

Andhika Yoga Saputra Mercu Buana Yogyakarta Fakultas Ilmu Komunikasi

“Pers nasional  dimulai saat zaman Belanda, dimana VOC membentuk surat kabar fungsinya menegakkan perdagangan dan Belanda. Dimana Belanda membentuk itu untuk Propaganda Indonesia karena saat itu masyarakat Indonesia yang dalam pendidikan masih sangat kurang dan dimana pers itu masih dari kalangan Belanda itu sendiri. Setelah Belanda masuklah Jepang dengan fungsi yang sama yaitu Propaganda agar masyarakat Indonesia dapat mengakui Jepang sebagai saudara. Dan mulai pada tahun 42 atau 45 masa mulai kemerdekaan dan setelah kemerdekaan Radio Republik Indonesia (RRI) dimana perkembangan pemerintah lakukan agar informasi kemerdekaan negara Indonesia diketahui seluruh masyarakat dari Sabang sampai Merauke.”

Harapan: Semoga kedepannya pers dapat menerapkan dan menjalankan fungsi dari pers ideal sesuai kode etik, uu pers, dan asas pers dan jangan lupa jujur dan transparan. Jadi pers dapat menjadi hal yang ideal dan dapat menjadi penyampai informasi yang bertanggung jawab dan tidak memihak.”

 

Penulis: Dahlan Mcxaverius Lubis

 

Tinggalkan Balasan